Awal Politik Kolonial Liberal

Permulaan Politik Kolonial Liberal 1850 – 1870

Politik Kolonial Liberal – Tidak bisa dilepaskan dari sejarah politik Indonesia dengan masa kolonial. Salah satunya yaitu perjalanan politik kolonial dimulai pada masa VOC. Dengan menggunakan berbagai masa kolonial yang berganti-ganti menjadikan banyak pandangan bagi pengamat politik sekarang ini. Dengan sistem yang terus berganti masih ada beberapa strategi politik kolonial yang masih dianut sampai sekarang. Lagi – lagi sejarah memainkan peranannya dalam generasi sistem politik yang ada di Indonesia. Salah satunya yaitu muncul nya politik kolonial liberal yang terus berkembang dengan masa yang aktif sampai sekarang.

Tidak dapat disangsikan lagi, bahwa Cultuurstelsel ikut serta membangun kembali ekonomi secara besar – besaran, disamping memasukkan jutaan kekayaan kedalam perberdaharaan Belanda. Kesejahteraan ekonomi dalam pertengahan abad 19 tercermin dalam keuangan negara.Kesejahteraan didapat dari hasil finansiil Cultuurstelsel. Pada tahun 1854 Regeering Reglement ( R. R. ) meletakkan dasar bagi pemerintah kolonial. Prinsip liberal tentang kebebasan individu, keamanan dan usaha – usaha di dalam R. R. itu adalah esensiil. Pelaksanaan prinsip – prinsip liberal tidak hanya berarti terbaginya kekuasaan pemerintah dengan perwakilan rakyat, tetapi juga berarti dilancarkan kritik mengenai segala persoalan kolonial.

Perjalanan Singkat Politik Kolonial Liberalisme

Denga dihapusnya Cultuurstelsel secara beransur – ansur, maka tanaman wajib Pemerintah diganti oleh perkebunan – perkebunan yang diusahakan oleh pengusaha – pengusaha swasta. Kalau disatu pihak modal Belanda diekspor, maka dilain pihak modal asing, khususnya Jerman, ditanam di beberapa cabang industri di Nederland.

Singkatnya, liberalisme politik perdagangan Belanda berarti pembukaan Nederland bagi perdagangan internasional. Seperti di negara – negara lain, liberalisme di Nederland sebagian besar mendapat pengikut dikalangan borjuis yang mengalami emansipasi politik sejajar dengan posisinya yang kuat didalam ekonomi politik. Soal yang dihadapi oleh golongan liberal, menurut kata – kata Money, adalah: bukan “bagaimana mengatur tanah jajahan untuk memperoleh uang”. Sejak Partai Liberal berkuasa di rilis lah modernisasi seperti yang terdapat di Nederland. Bank, jalan, kereta api, dinas pos, perkebunan swasta timbul.

Bukan karena pembaentukan struktural secara nyata, akan tetapi memang diguunakan pada prinsip sistem untuk membangun negara. Koloni memnjadi satu media bagi kolonial untuk menjalankan langkah sistem politik yang telah dirancang.